Pariwisata & Traveling

10.000 Penari Sukses Meriahkan Festival Budaya Tua Buton

PASARWAJO – Pemerintah Kabupaten Buton kembali mempertontonkan tarian kolosal yang diikuti 10.000 penari di lapangan Takawa, Kamis (24/8/17).

Tari Popana menjadi tari pembuka.Tari ini berasal dari Desa Tadanga, Kapontori. Konon tarian ini berasal dari masyarakat Johor Malaka yang hidup bersama masyarakat Bumbu di Todanga. Dalam penyajiannya membutuhkan waktu durasi lima jam dengan penari 12 orang dan dilaksanakan diatas raki. Tarian menceritakan adu kekuatan antara si pincang dan si matik.

Dalam adu kekuatan itu ternyata si pincang mengalakan si matik, dalam cerita tersebut mengandung makna kebenaran selalu tegak sebagai yang benar sekalipun yang memperjuangkannya memiliki fisik yang tidak sempurna.

Tari Popana menjadi unsur dalam tarian kolosal Takawa yang sudah diselenggarakan untuk yang ke lima kalinya, dengan tetap mempertahankan makna yang sesuai dengan aslinya.

Pelaksana harian Bupati Buton, Kasim menjelaskan bahwa dalam kegiatan Festival Budaya Tua Buton diikuti 10.000 penari. Kendati demikian, sebelum tari, telah diselenggarakan berbagai prosesi adat lainnya seperti posuo, tandaki dan pekande-kandea.

“Kegiatan tadi sudah jelas ada posuo, tandaki, kemudian pekande-kandea, dan tarian kolosal 10.000 penari dari pelajar tingkat SD hingga SMP,” jelas Kasim kepada awak media. (fjr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

Jendela Informasi Masyarakat Kepton

www.jelajahkepton.com

PT. JELAJAH KEPTON NUSANTARA

Alamat : Jl. Rusa no 08, Kel. Kadolomoko, Kec. Kokalukuna

Badan Hukum No.
AHU-0025954.AH.01.11.TAHUN 2018
TANGGAL 23 FEBRUARI 2018

Baubau,  23-2-2018

DOWNLOAD

DOWNLOAD

© COPYRIGHT PT. JELAJAH KEPTON NUSANTARA 2018

To Top