Ragam

BOM Kepton Polisikan Kadis PPKB Buton Selatan

 

BUTON SELATAN – Tak cukup sebulan menyorot rendahnya kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB). Barisan Orator Masyarakat Kepulauan Buton (BOM Kepton) dibawah komando, La Ode Tazrufin melaporkan dugaan kasus korupsi, yang diduga dilakun oleh Kadis PPKB Buton Selatan. Kepada pihak Polres Buton pada tanggal 27 Desember 2018 lalu.

Sekjen BOM Kepton, La Ode Tazrufin mengatakan telah mengajukan laporan kepada Polres Buton, dengan LP : B/350/Tipidkor/XII/2018/Reskrim. Atas dugaan indikasi Korupsi, pengelolaan anggaran Biaya Operasional Keluarga Berencana (BOKB) yang Fiktif, Pada tanggal 24 Desember 2018 lalu.

Sebab pikahnya menduga, DPPKB telah melakukan tindakan pemotongan anggaran BOKB sebanyak 10 persen dari total yakni anggaran Rp 1,8 Miliar.

“Seandainnya anggaran tersebut digunakan sesuai Juknis Pusat, maka percepatan pembangunan Buton Selatan tidak akan seperti hari ini. bayangkan saja, empat tahun mekar, Lima Bupati, Namun penilaian mendagri daerah ini terancam kembali ke Buton induk. Kita mesti malu pada Kabupaten Buton Tengah,” ungkapnya pada wartawan, Rabu (02/01/18).

Lebih Lanjut, Kata dia, Plt Bupati Buton Selatan harusnya menempatkan orang yang profesional pada setiap SKPD, agar tujuan roda pemerintahan tercapai dan berjalan dengan baik.

Ditempat yang berbeda Kadis PPKB Busel, LM Davis saat dikonfirmasi wartawan, mengatakan jumlah anggaran DPPKB senilai Rp 2,5 Milyar bukanya Rp 1,8 Milyar seperti yang telah diduga oleh mahasiswa merupakan tindak korupsi.

Dikatakannya, laporan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 belum benar, yang membuat dirinya yang baru saja duduk sebagai Kadis PPKB pada tahun 2018 memperbaiki laporan DAK hingga akhir Juni 2018.

“Nah dari Anggaran DAK tersebut, kami mendapatkan anggaran senilai Rp 2,5 Milyar yang dibagi dua, yakni Rp 700 juta merupakan fisik sedangkan sisa senilai Rp1,8 Milyar yaitu Non tunai yang akan disalurkan kepada Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di tiap-tiap Kecamatan yang ada di Buton Selatan,” Ungkapnya pada wartawan, Kamis (04/01/19).

Lebih lanjut, kata dia Rp 700 juta dalam bentuk fisik tersebut dibagikan ke PLKB Kecamatan Lapandewa dan Batuatas, masing-masing senilai Rp 300 juta.

“Yang mana sisa dari dana terbut, kami belikan Leptop, Kamera, dan yang lainnya”.ungkapnya

Adapun sisa anggaran senilai Rp 1,8 Milyar, kata dia, dua kali pencairan, yang mana Rp 900 juta/satu kali pencaira. Dengan tata cara pencairan bersifatnya Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) usai pencairan anggaran.

“tugas saya hanya menandatangani”.ungkapnya

Pun begitu, sangat disayangkan Kadis PPKB tidak merincikan, berapa porsi anggaran yang diterimana Masing-masing PLKB di Tujuh kecamatan Yang ada di Kabupaten Buton Selatan.

Saat Wartawan mencoba mengklarifikasi berapa jumlah Anggaran yang di terima PLKB di kecamatan Batauga, Batuatas, Sampolawa, Siompu, Siompu Barat, Lapandewa dan Kadatua. Hanya PLKB Kecamatan Lapandewa yang merespon.

“Maf kalau raf itu sama pak Nahil, datang hari senin kami rapat itu yg jelasnya tdk ad potongan dana bok itu,” jawabnya PLKB Lapandewa melalui pesan singkat (SMS, red).

Adapun tanggapan, LM Davis tentang laporan BOM Kepton, dengan tegas kata dia, siap di beriksa baik uji petik maupun kelengkapan lainya.

“Kita tunggu saja, nantinya ada pemeriksaan yang berwajib,” tuturnya.

Peliput : Arjun
Editor : Redaksi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jendela Informasi Masyarakat Kepton

www.jelajahkepton.com

PT. JELAJAH KEPTON NUSANTARA

Alamat : Jl. Rusa no 08, Kel. Kadolomoko, Kec. Kokalukuna

Badan Hukum No.
AHU-0025954.AH.01.11.TAHUN 2018
TANGGAL 23 FEBRUARI 2018

Baubau,  23-2-2018

DOWNLOAD

DOWNLOAD

© COPYRIGHT PT. JELAJAH KEPTON NUSANTARA 2018

To Top