Ragam

Ratusan Perawat RSUD Baubau Ancam Mogok Kerja, berikut alasanya!!

 

Baubau – Puluhan masa yang mewakili 320 tenaga jasa perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Baubau, Senin (14/01) pagi. mengelar aksi damai dengan tuntut agar pihak RSUD Baubau membayarkan apa yang sudah menjadi hak mereka.

Kuasa hukum dari 320 perawat RSUD Baubau, Arifin SH mengatakan apapun alasanya dari sisi kemanusian ratusan perawat ini adalah manusia yang perlu di manusiakan, serta perbudakan moderen sudah seharusnya tidak ada lagi.

“Sebab, selama ini banyak dari mereka yang tidak menerima insentifnya, bahkan ada yang bekerja selama bertahun-tahun juga ada yang tidak menerima honornya. Padahal itu adalah hak dan kewajiban mereka untuk mereka minta,” ungkapnya pada wartawan usai melakukan hering di kantor DPRD kota Baubau, senin (14/01/18).

Maka dari itu, kata dia, pihaknya meminta Dewan untuk berjuang bersama-sama agar mereka mendapatkan apa yang menjadi hak mereka. Menurutnya honorer taupun tenaga magang jika tidak dibayarkan gajinya, maka lebih baik beralih profesi berjualan dipasar yang lebih jelas hasilnya.

“Sebab mereka ini tidak muluk-muluk, mereka juga tidak pernah meminta untuk menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara,red) ataupun PNS (Pegawai Negri Sipil,red). Namum mereka hanya menuntut apa yang menjadi hak mereka selama ini itu saja,” tuturnya.

Sebab beberapa bulan kemarin, kata dia, banyak dari tenaga perawat tersebut hanya menerima honor yang didapat dari biaya yang dibayarkan oleh BPJS ke RSUD Baubau, dan selama berbulan-bulan bekerja pihak perawat tersebut hanya mendapat insentif sebanyak Rp 266 ribu.

“Itupun sudah berapa bulan baru dibayarkan. Dan saya pastikan seruluh perawat atau tenaga mangang ini akan mogok kerja, sampai adanya Informasi jelas tentang honor mereka yang dibuat dalam sebuah surat pernyataan,” tegasnya.

Sementara itu, ditempat yang berbeda Direktur RSUD Baubau, Dr Hj Nuraeni Djawa melalui PLH RSUD Baubau Muhammad Nasir mengatakan bukan hanya pihak perawat yang tidak mendapatkan pembayar jasa, melainkan tenaga PNS juga banyak yang tidak menerima jasa tersebut.

“Sebab itu tergantung berapa bayaran yang kami terima dari BPJS, itulah yang kita bagi bersama mereka. Sebab mereka hanya tenaga jasa bukan magang atau konrak, sebab tenaga kontrak di sini hanya Satpam, Supir dan Pekerjaan cleaning service saja soalnya mereka memiliki SK (Surat Keputusan, red) resmi, kalau tenaga jasa tersebut tidak ada (SK),” ujar PLH RSUD Baubau itu.

Namun kata dia, jam kerja dari para perawat tersebut sama dengan pegawai PNS yang ada di RSUD Baubau disebabkan tenaga jasa harus memenuhi syarat atau peraturan yang ada di RSUD Baubau.

Lebih lanjut, kata dia, Yang berwenag dalam hal pengakatan ataupun pembayaran honor bagi tenaga honorer yang bukan tenaga jasa adalah pemilik dari RSUD itu sendiri (pemerintah kota Baubau). Sebab pihaknya hanya merupakan pengelola saja, serta pihak yang berhak adalah Pemda Kota Baubau.

“Itu disebabkan karna mereka yang bermohon kepada kami, dengan kesepakat berapa saja insentif yang kita berika telah ditandatagi oleh mereka, termaksut mereka siap mengapdi dan memenuhi aturan yang ada disini tanpa menuntut apapun dari pihak rumah sakit,” tuturnya.

Ditambahkanya, Kalaupun pihak tenaga jasa (perawat) mendesak harus diadakanya insentif yang jelas berapa gaji perbulan yang mereka dapatkan. Kata dia, terkecuali pihak tenaga jasa melakukan permohonan kepada pemda kota Baubau agar memiliki SK.

“Sebab kita mau ambil dimana anggaran, kita belum mampu. dan untuk lebih meluruskan lagi, mereka ini bukan tenaga kontrak ataupun tenaga magang melainkan mereka ini adalah tenaga sukarela serta mereka tidak memiliki hak untuk kita berikan upah setiap bulannya kecuali jasa pelayanan,” ungkapnya. (piq)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jendela Informasi Masyarakat Kepton

www.jelajahkepton.com

PT. JELAJAH KEPTON NUSANTARA

Alamat : Jl. Rusa no 08, Kel. Kadolomoko, Kec. Kokalukuna

Badan Hukum No.
AHU-0025954.AH.01.11.TAHUN 2018
TANGGAL 23 FEBRUARI 2018

Baubau,  23-2-2018

DOWNLOAD

DOWNLOAD

© COPYRIGHT PT. JELAJAH KEPTON NUSANTARA 2018

To Top