Kabupaten Buton Selatan

LP2KP Laporkan Kades Taduasa Di Kejaksaan Tinggi

Batauga-Maraknya dugaan Penyelewengan Anggaran Alokasi Desa dan Dana Desa (ADD-DD), Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik (LP2KP) Provinsi Sulawesi tenggara, Melaporkan kepala Desa Taduasa berisinial HT, Dikejaksaan tinggi Sulawesi tenggara, dengan dugaan penyalagunaan anggaran ADD dan DD 2015-2018.

“Saya laporkan kepala desa Taduasa berisinial HT, kecamatan batu Atas dengan dugaan penyalahgunaan anggaran ADD-DD tahun 2018-2015. Di kejaksaan tinggi Sulawesi tenggara,” ungkap La Ode Tuangge ketua LP2KP.

Lanjut kata dia, dari hasil investigasi dilapangkan, di Desa Taduasa Anggaran tahun 2018 pembangunan jamban bersama 36 unit dengan pagu anggaran Rp 904.625.000, HOK ( Upa Kerja Tukang) sebanyak Rp 289.000.000, namun kenyataanya yang terealisasi hanya Rp 216.000.000, sehingga Diduga kuat kades Taduasa berisinial HT menyelewengkan Upah kerja senilai Rp 74.880.000.

“Kalau memang kades tidak berniat untuk menyelewengkan Upah pekerja, pasti dia transparan dengan para pekerja, Sementara pembuatan perunit jamban hanya menelan anggaran Rp 6.000.000. Dan seharusnya Upah kerja HOK 30% dari anggaran,” tambah dia.

Dijelaskannya, tahun Anggaran 2017 DD program pembangunan Rujab Desa sebesar Rp 120.000.000. Sehingga diduga fiktif karena tidak ada kegiatan sama sekali, Sementara dalam laporan pertanggung jawaban (LPJ) terealisasi, tak hanya itu pada tahun 2018 DD kembali dianggarkan dengan nilai Rp.127.787.500, dalam laporan pertanggung jawaban kepala desa Taduasa telah merealisasikan Upah kerja Rp 44.064.000.

“Kami tanya langsung para pekerja bahwa belum diberikan upahnya, Yang terima upah Berisianial LG bukan tukang atau pekerja malah perkerja yang sebenarnya tidak mendapat upah, tak hanya itu Bahan material batu untuk pembangunan Rujab Desa Taduasa swadaya perangkat desa BPD dan LPM di desa Setempat, Para pekerja Rujab Desa alias tukang dipalsukan tanda tangannya dan tidak sesuai dengan LPJ,” bebernya.

La Ode Tuangge mengukapkan, tahun anggaran 2015 sampai dengan 2017 Honor Kader Posyandu, Honor Guru TK, Honor Guru Paud dan Honor Dukun Bersalin serta Honor Tukang Mandi Jenazah tidak dibayarkan oleh kepala Desa Taduasa berisinial HT.

“Dengan persoalan tersebut saya sudah berupaya menghubungi kepala desa Taduasa untuk diklarifikasi lewat, telpon, SMS, WA, tapi tidak Ada tanggapan dan perna saya susul dirumhnya orang tuanya diwameo tapi tidak ketemu,” terang dia.

Terkait masalah tersebut, awak media beberapa kali mencoba menghubungi kepala desa Taduasa melalui via telpon selulernya untuk mengklarifikasi kasus tersebut, namun sayang tak kunjung diangkat.(Hus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jendela Informasi Masyarakat Kepton

www.jelajahkepton.com

PT. JELAJAH KEPTON NUSANTARA

Alamat : Jl. Rusa no 08, Kel. Kadolomoko, Kec. Kokalukuna

Badan Hukum No.
AHU-0025954.AH.01.11.TAHUN 2018
TANGGAL 23 FEBRUARI 2018

Baubau,  23-2-2018

DOWNLOAD

DOWNLOAD

© COPYRIGHT PT. JELAJAH KEPTON NUSANTARA 2018

To Top